Bali wedding in rain

rain during a Bali wedding

Di Bali, tidak setiap hari matahari bersinar, bahkan terkadang turun hujan. Bersiaplah…

Kami ingin menyampaikan beberapa saran berharga dari wedding planner senior Bali tentang cara mempersiapkan diri untuk Wedding di Bali di Kala Hujan – gimana persiapannya outdoor di Bali. Lebih-lebih, pasangan Indonesia sering lupa akan kemungkinan hujan pada hari pernikahan.  Alasannya, sebagian besar acara pernikahan Indonesia berlangsung di aula atau tempat-tempat indoor lainnya.

Umumnya, setiap pasangan yang menginginkan pernikahan di Bali membayangkan panorama laut indah, atau tanaman hijau subur di bawah langit biru cerah dan cuaca tropis hangat. Namun di Bali, tidak setiap hari matahari bersinar, bahkan terkadang turun hujan. Artikel ini akan membantu Anda sedia payung sebelum hujan …

Perubahan pola cuaca global juga memengaruhi Bali. Biasanya, musim hujan berlangsung dari Oktober sampai April, dan kemarau dari April sampai Oktober. Namun, beberapa tahun terakhir ini cuacanya agak sulit diduga.

Berikut beberapa saran yang bermanfaat menghilangkan kekhawatiran Anda soal wet wedding (pernikahan diguyur hujan).

Sebelum booking tempat:

  • Pilih tempat pernikahan yang memiliki lokasi cadangan yang cukup terlindung. Sebagian besar hotel akan menawarkan ruang atau restoran mereka sebagai tempat cadangan. Mintalah mereka memperlihatkan tempat cadangan (beserta dekornya) agar Anda tidak kecewa kelak. Tanyakan apakah akan ada biaya tambahan bila harus menggunakan tempat alternatif.
  • Untuk pernikahan di villa, bicarakan dengan wedding organizer Anda dan tanyakan rencana cadangannya.  Anda mungkin perlu memesan tenda untuk resepsi.

Selama perencanaan:

  • Biarkan wedding planner Anda menjelaskan kepada Anda Rencana B!! Secara mendetail!
  • Jika sarannya berupa tenda (marquee), mintalah tarif dan tata letaknya guna menghindari kejutan buruk … Tenda tidak bisa dipesan pada menit terakhir hari pernikahan. Harus dipesan 2-3 hari, dan dipasang 1 hari sebelum pernikahan.
  • Pantau pola cuaca setelah Anda tiba di Bali.

Pada hari wedding:

  • Seraya berkonsultasi dengan wedding planner, pantaulah cuaca pada hari pernikahan dan biarkan dia mengutarakan sarannya tentang apa yang perlu dilakukan jika cuaca tidak memungkinkan.
  • Selain mengikuti rencana B, wedding planner yang baik juga akan menyerahkan kepada Anda untuk memutuskan apakah akan maju terus dengan rencana B hingga menit terakhir.  Wedding planner perlu mengoordinir segalanya dengan semua vendor bila mereka perlu menyusun-ulang guna memastikan segalanya siap pada waktunya.
  • Jangan stres, nikmati saja pernikahan Anda

Juga, harap diingat bahwa di Bali biasanya turun hujan singkat namun lebat, dan sangat jarang dalam waktu lama. Jadi, dalam musim hujan, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk memajukan waktu upacara agar bisa ditunda selama 30 menit atau satu jam hingga hujannya reda.

Saran terakhir saya: mungkin Anda pernah mendengar tentang “pawang hujan” di Bali. Sebagian besar mempelai tertawa dan serta-merta bertanya: memang bisa berhasil? Begini, saya telah melihat sendiri mukjizat oleh pawang hujan di Bali, namun tidak dijamin. Semua tetap kita serahkan kepada Tuhan

Selamat Menempuh Hidup Baru di Bali!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This